Kekurangan dan Kelebihan Rumah dengan Material Kayu

Kekurangan dan Kelebihan Rumah dengan Material Kayu – Dahulu, kayu adalah material utama dalam membangun sebuah rumah.

Seiring perkembangan zaman, terdapat anggapan sebagian masyarakat bahwa rumah dari kayu merupakan cerminan lemahnya kondisi ekonomi seseorang karena dianggap tidak mampu membangun rumah dari bata atau beton yang memerlukan biaya tak sedikit.

Kekurangan dan Kelebihan Rumah dengan Material Kayu

Namun, kini anggapan tersebut bisa saja salah karena ternyata saat ini membangun rumah dengan material kayu memerlukan biaya yang sangat besar dibandingkan rumah bata atau beton.

Hal itu dikarenakan oleh beberapa faktor seperti stok kayu yang langka, nilai artistic dan seni yang tinggi, serta kerumitan pembuatan rumah dari kayu. Selain pembuatan rumah, kayu juga sering dibuat oleh jasa pembuatan kitchen set untuk membuat kitchen set.

Kehadiran rumah-rumah dengan material kayu saat ini dinilai langka dan mempunyai nilai artistik yang tinggi sehingga mulai bermunculan rumah dengan material kayu sebagai rumah ideal dengan desain modern tetapi tetap berkesan alami.

Apakah Anda tertarik untuk membangun rumah dengan material kayu?

Selain mempunyai nilai estetis yang tinggi, rumah kayu juga dapat memberikan sedikit energy karena kayu mampu menyerap CO2.

Selain itu, dampak pencemaran lingkungan yang ditimbulkan juga lebih rendah serta jejak karbonnya lebih kecil dibandingkan dengan metode bangunan bata atau beton.

Apabila Anda masih ragu untuk membuat rumah dari kayu, alangkah baiknya Anda mengetahui terlebih dahulu sejumlah kekurangan dan kelebihan dari bangunan kayu.

Kekurangan dan Kelebihan Rumah dengan Material Kayu

Kelebihan

Selain dapat dibuat dalam berbagai macam gaya arsitektur, ada banyak kelebihan yang dimiliki oleh rumah dengan material kayu.

Di antaranya yaitu sebagai berikut :

Nilai estetika

Setiap benda dari material kayu selalu mempunyai warna dan pola yang berbeda-beda di seratnya.

Apabila masing-masing jenis kayu tersebut diaplikasikan dengan tepat dan sesuai pada bangunan rumah, tentu hasilnya akan membuat siapa pun terpana dan kagum.

Meski kecil, tetapi rumah kayu minimalis tentunya mempunyai nilai seni dan estetika yang sangat tinggi dibandingkan rumah bata atau beton.

Ramah lingkungan

Rumah yang terbuat dari bahan alami tentu saja mempunyai sifat ramah terhadap lingkungan.

Tak hanya itu, struktur bangunan rumah yang dibuat dari kayu akan mampu melancarkan penyerapan karbondioksida di area sekitar.

Dengan begitu, rumah Anda akan selalu terasa segar dan sejuk.

Memberikan Nuansa Alami Dan Sejuk

Saat orang lain melihat sebuah rumah dengan material kayu, kesan pertama yang mereka tangkap tentunya adalah sejuk dan alami (natural), terlepas dari bagaimana desain atau bentuknya.

Hal itu dikarenakan kayu merupakan material alam sehingga rumah akan terlihat seolah-olah teras rumah kayu menyatu dengan alam.

Di samping itu, dinding kayu yang relatif tipis dan berpori membuat suhu ruangan terasa lebih sejuk.

Kekurangan dan Kelebihan Rumah dengan Material Kayu

Memberikan Tampilan Beda

Di zaman modern ini, tidak banyak rumah yang dibangun dengan material kayu, sekali pun di desa.

Sebagian besar orang lebih memilih membangun rumah tembok dari bata atau beton sehingga keberadaan rumah kayu sederhana bisa memberikan nuansa atau tampilan yang berbeda.

Terlebih jika rumah dengan material kayu tersebut dirancang atau didesain khusus dengan konsep modern sehingga mempunyai daya tarik bagi para penghuni dan orang-orang yang melihatnya.

Kokoh dan Kuat

Meskipun kayu memiliki bobot yang lebih ringan dibandingkan bata atau beton, tetapirumah dengan material kayu mempunyai daya tahan yang sangat kuat.

Rumah panggung kayu berkualitas tinggi akan mempunyai daya pakai lama, yang tidak kalah dari rumah beton.

Karenanya, tak heran jika beberapa gedung seperti aula olahraga menggunakan kayu sebagai bahan utamanya, termasuk dinding dan lantai.

Tak hanya itu, rumah dengan material kayu juga tidak memerlukan banyak perawatan dan bisa diperbaiki dengan sedikit reparasi manual.

Kebutuhan anggaran lebih ekonomis

Untuk memperoleh material kayu yang berkualitas tinggi, tentunya dibutuhkan dana yang tidak sedikit.

Namun, waktu pengerjaan untuk menyelesaikan pembangunan rumah kayu mungil jauh lebih singkat dibandingkan pembangunan rumah dengan material semen, pasir, batu bata dan lainnya.

Dari perhitungan tersebut, tentunya dapat menghemat secara maksimal atas upah tukang sehingga berpengaruh terhadap anggaran.

Mempunyai Harga Jual Tinggi

Kelebihan lainnya dari rumah dengan material kayu yaitu bisa menjadi sebuah investasi.

Mengapa demikian? Sebab, keberadaan kayu saat ini semakin langka dan banyak rumah dengan material kayu menggunakan sistem bongkar pasang.

Dengan begitu, harga jual rumah dengan material kayu tersebut bisa semakin meningkat asalkan Anda bisa merawatnya dengan baik. 

Hal ini juga dipengaruhi oleh mahalnya harga cat rumah kayu.

Penyerap suara yang baik

Jika Anda tidak menyukai keramaian, Anda dapat mempertimbangkan untuk membangun rumah dengan material kayu.

Sebagaimana Anda ketahui, kayu adalah penyerap suara yang sangat baik sehingga bisa Anda manfaatkan sebagai home theater atau pun studio musik.

Kekurangan

Sebagus apa pun suatu benda, tentu tetap mempunyai kekurangan, termasuk rumah kayu klasik.

Di samping sejumlah kelebihan yang sudah disebutkan di atas, rumah dari material kayu juga mempunyai sejumlah kekurangan seperti di bawah ini:

Proses Kerja Cukup Rumit

Rumah dengan material kayu yang bagus dari segi kualitas maupun penampilan tentu membutuhkan proses yang lebih rumit.

Salah satu kekurangan dari dinding rumah kayu yaitu konstruksi dan desain bangunannya lebih rumit dari rumah beton.

Tidak semua tukang kayu bisa membuat perhitungan konstruksi yang kuat untuk bangunan rumah.

Untuk membuatnya, dibutuhkan arsitek atau ahli bangunan yang mengerti tentang kayu untuk membuat desain rumah kayu.

Sebab, presisi sambungan kayu dan keakuratannya harus dilakukan dengan cermat dan tepat agar bangunan rumah kokoh.

Kerusakan Biologis

Di antara kekurangan rumah dengan material kayu yaitu kerusakan biologis.

Dimana, hal itu bisa jadi disebabkan oleh pembusukan alami, jamur, atau pun serangga.

Dikeranakan kayu merupakan bahan organis, maka sering terjadi dampak biologis seiring pergeseran waktu.

Untuk keluhan jamur, biasanya bisa diatasi dengan keseimbangan suhu yang tepat, yakni di bawah 25 derajat Celcius.

Sementara, keluhan serangga pada interior rumah kayu seperti rayap juga bisa diatasi sejak dini atau pun berkala.

Rentan Terhadap Kebakaran

Kayu adalah salah satu material yang memiliki risiko tinggi terhadap kebakaran.

Agar bisa meminimalkan ancaman tersebut dari rumah berbahan kayu yang Anda bangun, Anda perlu memilih jenis kayu yang lebih tahan terhadap api.

Terutama untuk bagian rumah yang sering berhubungan dengan api, seperti area dapur.

Perubahan Struktur Kayu

Kayu merupakan material higroskopik yang mampu menyerap uap air serta mempunyai kadar kelembaban yang berubah sesuai kondisi lingkungan sekitar.

Oleh sebab itu, denah rumah kayu bisa saja menciut atau berkembang, tergantung dengan suhu ekstrim dalam ruangan.

Apabila cuaca terlalu panas atau pun lembab, maka tidak jarang struktur dari sejumlah bahan kayu akan berubah bentuk dari bentuk semula.

Itulah ulasan mengenai rumah kayu yang perlu Anda pertimbangkan sebelum memutuskan membangun rumah. Anda tertarik untuk memiliki rumah unik dari material kayu tersebut?

Leave a Reply